Kekesatriaan Imam Ali r.a

Imam ‘ Ali r.a. Khalifah terakhir dari al-khulafa’ al-rasyidin. Singa Allah, lambang ilmu pengetahuan, kedermawanan dan kesetian, yang dikenal sebagai prajurit yang terkuat dan tak terkalahkan pada masanya.

Dikisahkan ketika pertempuran melawan orang-orang kafir, Imam ‘Ali menghadapi pemuda gagah berani yang menyerangnya. Imam Ali lalu berseru “Wahai anak muda, apakah engkau tidak mengetahui siapa aku?” Akulah Ali. Tak seorangpun dapat meloloskan diri dari sabetan pedangku, maka pergilah dan selamatkan dirimu!“

Namun Pemuda itu tetap mendekatinya dengan pedang tehunus di tangannya. “Mengapa kau masih ingin menyerangku?“ Tanya Imam Ali, “Dan mengapa kau ingin mati?”

Pemuda itupun menjawab, “Aku mencintai seorang gadis yang berjanji bahwa ia bersedia menjadi milikku bila aku membunuhmu.”

“Tetapi bagaimana jika engkau yang mati?” Tanya Ali.

“Apa ada yang lebih baik daripada mati demi seorang yang kita cintai?” jawabnya, “Setidaknya, tidakah aku akan diringankan dari beban penderitaan cinta?”

Mendengar jawaban ini, Imam Ali menjatuhkan pedangnya, menanggalkan topi bajanya, kemudian merentangkan lehernya seperti seekor domba yang ingin di sembelih.

Dihadapkan pada reaksi itu, seketika itu juga cinta dalam hati pemuda itu beralih pada Imam Ali dan kepada yang dicintai oleh Imam Ali ; Allah SWT.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s